Senin, 18 Maret 2013

Pengertian Repeater, Hub, Bridge,dll


* Repeater
       Bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.









* Hub
       Menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.Hub digunakan pada Topologi Star.









* Bridge
       Adalah aœintelligent repeatera. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, bridge mampu menentukan tujuan. Selain itu bridge juga membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan. Berbeda dengan Hub, Bridge dapat mempelajari MAC address tujuan. Ketika sebuah komputer mengirim data untuk computer tertentu, bridge akan mengirim data tersebut melalui port yang terhubung dengan komputer tujuan saja. Namun, ketika belum menemukan port mana yang terhubung dengan komputer tujuan, Bridge akan mencoba mengirim pesan broadcast ke semua port (kecuali port komputer pengirim). Setelah port tujuan diketahui, maka untuk selanjutnya hanya port itu saja yang akan dikirim data. Secara umum ada 3 kategori Bridge, yaitu :
   - Local Bridge : Menghubungkan beberapa LAN
   - Remote Bridge : Menghubungkan LAN dengan WAN
   - Wireless Bridge : Menghubungkan LAN dengan remote node


* Switch
     Menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode "full-duplex" dan "mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik".








 
* Router
      Adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah. Router bekerja menggunakan routing table yang disimpan di memory-nya untuk memutuskan tentang kemana dan bagaimana paket dikirimkan. Router dapat memutuskan rute terbaik, oleh karena itu router lebih "cerdas" dibanding bridge. 




CDMA/CD
 jika suatu komputer mengirimkan data yang sedang berlangsung dengan komputer yang saling terhubung, maka proses pengiriman data tidak dapat di ganggu, seperti contoh komputer A ke komputer E, maka komputer C dan D atau komputer lainnya tidak dapat mengirimkan data secara bersamaan dengan komputer A, karna akan terjadi tabrakan. dan jika it terjadi maka yang
 harus dilakukan dengan resending (pengiriman ulang).

Token Passing
     Suatu pengkondisian jaringan yang menggunakan topologi cicin (ring) dengan menempatkan media yang di sebut Token yang mberfungsi sebagai pengangkut atau pembagi suatu informasi dari penyedia informasi ke media informasi yang dituju, melalui jalur aman (sefty) atau kemungkinan kecil terjadinya tabrakan.

Demand Priority
     Proses trafic data dengan menggunakan jarak terdekat atau jarak tempuh antara permintaan informasi, sehingga pencapaia tujuan (destination) data lebih cepat. Dalam pemgiriman data ini menggunakan topologi cicn (Ring), yang di dahulukan pengiriman data adalah dimana jarak yang paling terdekat.

OSI Layer
7. Application                                                 -> Anak
6. Presentation                                                -> Pak
5. Session                                                       -> Soleh
4. Transport (Multi Layer Switch)               -> Tidak
3. Network   (Router)                                    -> Nakal
2. Data Link (Bridge & Switch)                     -> Dan
1. Physical  (Hub & Repeater)                      -> Pintar


Enkapsulasi
      Proses transmisi lalu lintas jaringan yang menggunakan satu protokol jaringan dengan mengemasnya ke dalam jaringan lain. Proses pembongkaran data melalui beberapa layer dengan penambahan header, triler, dan frame, kemudian di transfer via network, setelah itu di enkapsulasi dilakukan, yaitu pelepasan-pelepasan atribut di setiap segmen layer dan kemudian menjadi data yang utuh.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar